Review: Djadjanan Djawa Cafe

Tiap weekend biasanya saya menghabiskan waktu di rumah orangtua di daerah Cilebut Bogor, Jawa Barat. Tapi weekend kali ini saya memutuskan untuk pergi menonton Insidious 2 di Setiabudi XXI. Tempat ini hampir selalu menjadi pilihan saya ketika ingin pergi nonton karena tempatnya yang dekat dari kosan dan tentu saja harga tiket yang murah.

Image

Setelah selesai membeli tiket, saya yang kala itu pergi bersama seorang teman memutuskan nongkrong gemes di salah satu café yang ada disana. Pilihan kami jatuh ke satu café baru yaitu Djadjanan Djawa.

Image

Suasana yang ditawarkan oleh café ini sangat friendly. Atmosfirnya kalem dan enak buat nongkrong dan ngobrol santai. Dipercantik dengan hiasan – hiasan jadul yang makin mengentalkan suasana “rumah” di café ini.

2013928175827

Saya memesan Sup Buah dan Poffertjes, sedangkan teman saya memesan Kopi Susu dan Tahu Goreng. Pesanan yang pertama datang adalah Sup Buah yang disajikan dalam mangkuk kecil berbentuk batok kelapa. Kecilnya mangkok yang diisi dengan potongan – potongan buah agak menyulitkan saya ketika harus mengaduk isi Sup Buahnya, sehingga beberapa potong buah terpaksa harus terjun bebas jatuh ke atas meja. Untuk rasanya standar aja ya, sama seperti rasa sup buah 6 ribuan yang dijual dipinggir jalan.

Image

Pesanan yang kedua datang adalah Kopi Susu dan Tahu Goreng. Menurut si teman yang memesan Kopi Tubruk ini, rasa kopinya agak sedikit mirip rasa kopi sachetan. Sekali lagi, standar dan biasa – biasa aja untuk harga Rp 15.000 pergelasnya.

Image

Sedangkan tahu gorengnya menurut saya lumayan enak. Tepungnya lumayan krispi dan tahunya lembut banget. Tapiiii… kayanya si koki kebelet kawin deh, soalnya rasa tepungnya agak asin di lidah.

Image

Pesanan yang terakhir datang adalah Poffertjes. Cemilan jaman dulu ala none – none Belande ini, disajikan dalam piring datar dengan taburan gula halus yang menggoda. Aw.. Kesan dalam gigitan pertama adalah endesss.. Asli enak cetar membahana rasanya. Paduan adonannya pas, ga terlalu manis, gurih dan bite size nya pas banget. So, dari 4 menu yang kami pesan, Poffertjes adalah menu terenak di café ini.

Image

Secara keseluruhan, café ini bisa menjadi pilihan tempat nongkrong yang enak dan nyaman dengan harga yang tidak terlalu menguras kantong.

Rating:

djadjananRating

Advertisements

Komen-komen dibawah yah.. ^^,

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s