Abuba Steak Review

ABUBA1

Rasa penasaran saya cukup besar terhadap resto steak yang lumayan terkenal di Jakarta dan Bandung. Banyak review menarik yang saya baca mengenai resto ini. Rata – rata menyebut bahwa rasa dari steak Abuba enak. Sepadanlah dengan harga yang ditawarkan. Tapiii.. ada satu teman dekat yang tegas – tegas menyebutkan kalau rasanya biasa aja. Bahkan ketika ada status teman saya yang menyebutkan kalau rasa steak Abuba paling enak, sontak dia berkata “ He must have a taste disorder” Hahahaha!

Berbekal rasa penasaran yang amat sangat akan rasa steak Abuba akhirnya Sabtu kemarin saya menyempatkan diri mampir di salah satu cabang Abuba di bilangan Tanjung Duren. Lumayan dekat dengan tempat kerja saya, hanya memakan waktu 15 menit perjalanan.

Akhirnya sampailah saya di tempat. Setelah memilih tempat di Smoking Area, saya mulai memesan. Pilihan saya jatuh pada Tenderloin Steak NZ dengan tingkat kematangan Medium Rare dan 1 gelas Ice Lemon Tea. Belum berani pesan yang lain karena jujur pengen tau dulu rasanya seperti apa. Dari segi layanan, resto ini memiliki waiter/ waitress yang ramah dan gesit. Saya hanya perlu menunggu sekitar 10 menit lalu datanglah pesanan saya.

ABUBA3

Dari segi tampilan, Tenderloinnya cukup menarik dan ukuran daging yang besar menurut saya (200 gr). Tapi dagingnya agak sedikit sulit diiris alias alot. Padahal saya pesan Medium Rare, dimana tingkat kematangan hanya ¼  saja. Jadi harusnya sih daging ini mudah diiris. Perjuangan saya belum berakhir teman, pada saat saya mengunyah daging ini pun saya harus mengeluarkan ekstra tenaga untuk mengunyah dan menelannya. Benar – benar jauh dari ekspektasi saya akan lembutnya daging medium rare. Untuk saosnya sendiri terasa seperti saos instan yang bisa kita dapatkan di carefour. Ga ada yang istimewa.

Tapi rasa kecewa saya akan rasa Tenderloinnya terbayar oleh rasa side vegetables nya yang enaaak banget. Sayurannya renyah, manis dan bumbunya pas. French Fries nya juga lumayan enak tapi definitely not one of my favourite fries 😀

Ah ada satu kejadian yang hampir terlewatkan. Ketika tengah asik mengunyah sayur ternyata gigi saya mengunyah harta karun berupa sepotong kawat kecil yang ikut dimasak bersama jagung dan buncis. Mungkin itu bonus dari Abuba Steak  untuk saya. Hehehe

ABUBA2

Secara keseluruhan saya memberi rating 2/5. Poin 2 khusus untuk rasa side vegetables dan kentangnya. Tenderloinnya? Ah sepertinya tidak cocok di lidah saya 😀

Dan karena bonus kawat yang nyempil di side vegie nya, terpaksa saya pangkas rating menjadi 1/5. I think it’s fair enough..

Rating:

ratingabuba

Advertisements

Komen-komen dibawah yah.. ^^,

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s